Photobucket
Monday, March 31, 2008,3:30:00 PM
Makanan anak
Emang tuh punya anak balita banyak urusannya.. apalagi urusan makannya. Gue dari dulu yg namanya urusan dapur tuh paling ngak bisa deh. Selain gue emang ngak berminat, gue juga merasa ngak berbakat di bidang ini heehe

Makanya liat blog ibu2 yg pada hebat berkreasi dengan masakan kagum juga hehee. Misalnya Wendy mommynya bryan ama Ester mommynya andrew... jago banget dah. Klo gue masak siy semuanya nyomot dari buku resep, kagak bisa kreasi sendiri hehehe.

Klo mama fang2 lebih canggih lagi pake catering... asyik2 siy liat menunya. Tapi begitu jenguk ke webnya halah... mahal nian... kagak sanggup hahaha

Jadi mau ngak mau yaa kudu bela2in masak deh. Si kenneth itu picky banget... dalam selang sehari kagak mau ada menu yg sama... kudu dijarakin seminggu paling ngak... udah gitu demennya ama segala sesuatu yg garing dan digoreng...kagak sehat niy... Tapi khusus pagi hari slalu sarapan ama telur rebus siy... biasanya 2 biji.. so far belum bosen siy...

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,2:42:00 PM
Sup Makaroni bola daging


Resep asli ada di blog sebelah, udah lama postingnya. makaroni ngak gue campur langsung ke sup karena biasanya bakal ngembang. jadi klo mau makan baru masukin makaroninya gitu. Tapi kenneth kurang suka tuh ama supnya... cuman mau buat makan pagi doang. abis itu kebuang....

Emang niy anak 3 kali makan, jarang mau makanan yg sama.. kudu diganti sehari 3 macam. Makanya gue lebih suka masak yg pake goreng2 atau kukus, jadi bisa simpen dikulkas... diseling beberapa hari baru kasi lagi...

Bahan :

* Daging giling 2 sdm
* Air kaldu 750 ml
* 1/2 batang wortel, kerik, iris
* 1 buah jagung manis, sisir
* Makaroni kecil 2 sdm
* 1 siung bawang putih, cincang
* 1/4 sdt merica bubuk
* daun bawang dan seledri secukupnya
* garam secukupnya

Cara membuat :

1. Campur daging giling dengan garam kemudian diulek sampai halus dan kenyal. bentuk bulatan2 kecil

2. Tumis bawang putih sampai harum, tuang kaldu. kemudian masukkan wortel, jagung, garam, merica.

3. Tambahkan bakso daging, masak sampai bakso matang. Setelah matang tambahkan seledri dan daun bawang.

4. Rebus makaroni dengan ditambah sedikit garam dan minyak sayur. Setelah empuk, tiriskan dan siram dengan air dingin.

5. Sajikan sup dengan makaroni

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,2:03:00 PM
Ngak suka juice niy
Suka banget nyendokin nasi trus dikulum sendoknya ...

Baru beli kemaren, dicoba 'kali aja jadi lebih menarik bentuknya hehehe. Semua habis kecuali strawberry sisa sedikit ama juicenya.. kagak demen. susah niy biasain dia minum juice. itu juice isinya strawberry, susu kental manis ama air jeruk

Hobby banget deret2in segala sesuatu

kemaren maksa make baju ini... soalnya kalo mau keluar trus ujan, biasanya gue kasi sweater gitu. karena makenya siang bolong, alhasil lehernya merah2... hu dah seminggu tapi ngak sembuh2 niy. cuaca gerah mulu siy.. seringnya jadi ngak gue pakein baju deh biar ngak tambah parah......

Juice... minum dikit doanggg

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 8 comments
,8:37:00 AM
Jumat, 22 Februari 2008 | 14:39 WIB

JAKARTA, KAMIS - Bayi dan batita (anak di bawah usia tiga tahun) memang bisa mengalami gangguan tidur pada jam-jam seharusnya mereka tidur. Padahal, tidur berkualitas sangat penting untuk tumbuh kembang mereka. Makanya, atasi segera masalah itu. Tapi, tak usah khawatir. Pola tidur berkualitas bisa dibentuk sejak dini dan ada tips untuk mendapatkannya.

Menurut Konsultan Tumbuh Kembang Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDI) Cabang Jakarta, dr Rini Sekartini SpA(K), penting sekali bayi dan batita memiliki pola tidur berkuaitas untuk tumbuh kembang. "Pada kenyataan, banyak orangtua yang belum menyadari bahwa kualitas tidur yang baik merupakan hal yang penting bagi si bayi atau batita," ujar dr Rini dalam acara Rahasia Tidur Nyenyak Si Kecil Bersama Johnson's Baby Bedtime di Jakarta, belum lama ini.

Pada anak, terutama bayi dan batita, kurang tidur berdampak amat merugikan bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik. Tidur juga berperan meningkatkan daya tahan tubuh si kecil terhadap infeksi. Kalau ia kurang tidur, lalu sakit, pertumbuhannya bisa tersendat. Selain itu, bayi dan batita yang kurang tidur biasanya menjadi rewel, cengeng, dan sulit diatur. Kalau sudah begini yang repot pasti orangtuanya kan?

Gangguan tidur yang dialami oleh bayi dan batita berupa, antara lain, sulit memulai tidur, sering terbangun pada malam hari, bila terbangun susah untuk tidur lagi, atau selama tidur sering rewel, menjerit, menangis, menjerit, menggesekkan gigi, atau mengorok.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh dr Rini pada 2004-2005, dengan 385 responden yang tersebar di Batam, Bandung, Jakarta, Medan, dan Palembang, antara lain menunjukkan bahwa 44,2% anak usia di bawah tiga tahun memiliki masalah tidur seperti lama tidur malam yang kurang dari sembilan jam, frekuansi terbangun pada malam hari lebih dari tiga kali, dan lama terbangun pada malam hari lebih dari satu jam. Sementara itu, 72% orangtua menganggap masalah tidur pada bayi dan batita bukanlah masalah atau merupakan masalah kecil semata.

Negara-negara lain juga mengadakan penelitian serupa. Di Beijing, China, 23,5% anak berumur 2-6 tahun menderita gangguan tidur, sebagaimana dilaporkan oleh orangtua masing-masing. Sekitar 20% anak berusia tiga tahun terbangun setiap malamnya di Swiss. Sementara itu, 84% anak berumur1-3 tahun di AS mengalami gangguan tidur (sulit tidur pada waktu tidur dan sulit terbangun pagi hari) dan gangguan tersebut menetap setelah mereka berusia tiga tahun.

Menurut dr Rini, ada sejumlah hal yang bisa membantu orangtua untuk mengatasi masalah tidur si buah hati:
1. Atasi masalah fisiknya. Misalnya, biasakan memberinya makan atau minum susu 2-3 jam sebelum waktu tidur.
2. Kurangi aktivitas fisiknya sepanjang sore hingga malam hari.
3. Aturlah jadwal tidurnya sejak ia berusia tiga bulan.
4. Perbaiki pola asuh terhadapnya dengan menambah kualitas perhatian.
5. Kenali temperamennya.
6. Kenali tanda-tanda ia mengantuk, misalnya ia mengucek-ucek mata atau menarik-narik telinganya.
7. Memberi kenyamanan dan ketenangan suasana di kamar tidurnya, misalnya dengan meredupkan cahaya lampu dan menghindarkan suara siaran radio dan televisi.
8. Memijatnya atau membacakannya buku cerita. (M1-08)

Labels: ,

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,8:35:00 AM
Rabu, 20 Februari 2008 | 14:09 WIB

JAKARTA, RABU - Anda telah dikaruniai bayi atau punya batita? Perhatikan pola tidur buah hati anda. Sudahkah kebutuhannya akan tidur berkualitas terpenuhi? Menurut penelitian para ahli, tidur berkualitas, bukan sekadar tidur, merupakan hal penting dalam proses tumbuh kembang yang optimum pada bayi dan batita, karena di waktu mereka tidur terjadi puncak aktivitas regenerasi sel-sel tubuh dan tumbuh kembang otak.

Pola tidur yang baik pada bayi dan batita paling ideal dibentuk ketika mereka berumur 3-6 bulan. Ciri bayi dan batita yang mendapat cukup waktu tidur adalah mudah tertidur malam hari, mudah terbangun pagi hari, tidak rewel, mudah diatur, dan tak memerlukan tidur siang yang melebihi kebutuhan sesuai dengan perkembangannya.

Tidur berkualitas pada bayi dan batita bisa diperoleh jika mereka melewati dua tahapan tidur, yaitu tidur dalam atau tidur Non-REM (Non-Rapid Eye Movement) dan tidur aktif atau tidur REM.

Proporsi tidur REM pada bayi yang baru lahir adalah sebanyak 50% dari keseluruhan siklus tidur. Angka tersebut akan terus berkurang, hingga tinggal 20%, seiring pertambahan usia bayi.

Pola tidur
Pola tidur bayi dan batita akan berubah sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Bayi yang baru lahir biasanya akan tidur selama 16-20 jam dalam satu hari. Pada umur itu pola tidur tak teratur, lama tidur siang dan malam hampir sama, lebih dipengaruhi oleh rasa lapar dan kenyang bayi.

Pada usia 2-12 bulan, umumnya bayi tidur selama 9-12 jam pada malam hari dan tidur siang 1-4 kali sehari. Ketika berumur 12 bulan-3 tahun, si kecil biasanya tidur selama 12-13 jam sehari, dengan tidur siang rata-rata satu kali saja dalam sehari pada usia 18 bulan.

Anak berumur tiga tahun yang tidur siang akan memiliki kemampuan lebih dalam menyesuaikan diri. Hal itu sangat penting dalam menentukan keberhasilan di sekolahnya. Pada usia empat tahun, anak bisa tidak lagi membutuhkan tidur siang. Tidur pagi dan siang (nap) berkaitan erat dengan lamanya atensi, quiet alert, dan cepatnya proses pembelajaran.

Pola tidur bayi dan batita memang bervariasi. Tapi, dalam satu bulan setelah bayi lahir, seharusnya ritme tidur dan bangun yang rutin sudah dapat terbentuk. Waspadalah jika hingga umur enam bulan ia masih belum memiliki pola tidur yang relatif teratur, karena itu bisa berarti ia memiliki masalah tidur. (M1-08)

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
Sunday, March 30, 2008,4:43:00 PM
Please remove me from your friend list (multiply account l3l1)
Please help ya...

Buat yg terdaftar di friend list multiply gue yg account l3l1.. tulung dunk.. di-delete ajaa... karena itu account udah ngak gue pake n gue ngak bisa akses ke sana karena lupa passwordnyaa.... hikss..... sekali lagi tulung yaa....

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 6 comments
Saturday, March 29, 2008,9:07:00 PM
Rubah lay out?
Kemaren waktu gue ngutak ngatik lay out... ada beberapa situs yg berguna banget niy... salah satunya ini. Kita tinggal save image yg kita mau, trus host itu image di photobucket misalnya. Ntar tinggal copy paste linknya aja. Apalagi klo yg dipasang itu multiply... lebih praktis lagii....

Trus ada satu lagi niy... yg berguna banget klo kita pengen ganti2 warna, tapi bingung apa kode css warnanya. Nah.. color cop ini berguna banget niy

Silahkan dicoba...

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 1 comments
,8:40:00 PM
Kue gulung pisang keju


Nah... untuk dadarnya gue kurang tau persis niy takarannya, secara gue tinggal ambil aja. Kebetulan omanya kenneth kadang kalo pagi suka bikin pancake gitu.. jadi gue ambil aja 2 lembar.. trus tinggal goreng pisang aja 1 buah dipotong jadi 2 hehehe... kemaren dulu pake pisang ambon (cavendish) abisnya ngak ada pisang raja. Sepertinya pisang raja lebih cocok deh... klo pisang ambon kadang ada yg agak sepet gitu

Bahan :

* 1 buah pisang ambon / raja
* Keju parut secukupnya
* susu kental manis, secukupnya

Adonan kulit :

* Tepung terigu
* Telur ayam 1 butir
* Air secukupnya
* Garam 1/4 sdt
* Margarin 1 sdm , cairkan
* Susu bubuk 2 sdm

Cara membuat :

1. Campur tepung terigu dengan telur, susu bubuk dan air. aduk rata

2. Tambahkan garam dan margarin cair dalam adonan, setelah tercampur rata, buat dadar masing2 1 sendok sayur

3. Goreng pisang menggunakan margarin

4. Letakkan 1 potong pisang goreng di atas dadar gulung. Taburi dengan keju parut, lalu tuangi dengan 1 sdm susu kental manis

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
Thursday, March 27, 2008,3:33:00 PM
Onde singkong


Tadi pagi dibikinin ini niy ama omanya, tapi ditolak mentah2 ama dia. Bahannya dari singkong rebus yg dihancurin dicampur ama keju parut dan susu bubuk trus digoreng. Huhuhu sebel kata omanya... kemaren waktu bikin kue singkong kukus juga direject ama dia. Itu lho.. singkong parut dicampur gula merah trus dikukus itu.

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 1 comments
,12:47:00 PM
Makan
udah lama banget ngak kasi yogurt, karena dia udah ogah. kemaren yg keluaran danone lagi promo, coba beli.. ternyata lumayan mau. Ya untung deh secara beli petit miam satu, beli yg ini bisa dapat 3 hehehe

Ikan selar digoreng.. dia suka bagian garingnya

Nggak terlalu suka yg rasa coklat



pepaya, semangka dan pisang ambon

Menu pagi, oyong tumis telur hehehe gagal.. kurang berselera

Labels: ,

 
posted by l3l1 | Permalink | 4 comments
,12:25:00 PM
Telur ayam gulung
setelah dikukus kae gini, jadi belum digoreng. ketika dipotong dan dikasi ke kenneth, ditolak mentah2 ama dia. Akhirnya gue balur pake tepung panir trus digoreng.. baru deh mau makan... duhh tiap hari makan gorengan mulu.... oya resep aslinya ngak pake wortel, tapi gue tambahin.. trus buat telur kocoknya gue juga pake telur bebek. Resep asli liat di blog sebelah ya




Bahan :

* Telur 1 butir buat dadar
* Telur bebek 1 butir, kocok
* Daging ayam giling 2 sdm
* Kecap manis 1/2 sdm
* Lada halus 1/4 sdt
* Garam 1/4 sdt
* Tepung panir secukupnya
* 1 batang wortel ukuran sedang, parut kasar

Cara membuat :

1. Kocok 1 butir telur, campur dengan ayam cincang, kecap manis, lada halus dan garam
2. Isi telur dadar dengan adonan ayam campur, gulung rapi
3. Kukus dadar isi selama 15 menit, dinginkan, potong2 lalu balur ke tepung panir, goreng.

Sumber : makanan favorit balita

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 1 comments
Wednesday, March 26, 2008,10:20:00 PM
Google
Kadang klo lagi iseng gue suka liat sitemeter gue, ternyata banyak juga lho orang yg baca blog gue tuh dapat nemu dari search di google. Hahaha kadang2 lucu liat kata2 kuncinya, seperti tadi ada kata kunci sifat dan karakter orang pontianak ama kopi chivas regal resep ,. Hihihi... gue emang orang pontianak siy... tetapi gue bukan penggemar chivas hahaha

Tapi kadang2 banyak gunanya lho, gue paling suka nelusurin hasil temuan dari kata kunci yg dipake orang ini... kadang jadi nemu situs2 dan info2 yg menarik. Lucu juga siy secara blog gue tuh ternyata banyak ke hubung juga ke google dengan berbagai macam kata kunci, dari yg agak tidak umum seperti nootropil sampe segala sesuatu yg nyangkut di baby dan balita dan umumnya ada di halaman pertama lho....

Sempet beberapa kali juga ada yg ym gue karena hasil search dia di google nge link ke blog gue... hehehe

Yang agak aneh sempet beberapa kali kata kunci yg muncul adalah l3l1 hehehe.... sepertinya itu suatu rumus yaaa

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,10:17:00 PM
Flash card
hahaha bosen.. bosen deh liat video mulu....

Ini diambil waktu kenneth 8 bulan lewat sehari. Dulu siy demen banget ama yg namanya flashcard ini.... tapi setelah lebih mobile, dia merasa ngeliat flash card ngak terlalu menarik lagi hehehe. Makanya waktu pindahan tuh flash card dibuang, abisnya dah pada sobek2 juga siy

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,5:22:00 PM
Iseng abis mandi
Dulu kan ada masa2 dia susah dipakein baju tuh... nah.. kae gini niyy

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 3 comments
,3:23:00 PM
maen sepak bola
Diambil waktu masih tinggal di pondok cabe waktu umur 18 bulan. Di blok gue lumayan banyak anak2nya.. tapi semuanya udah masuk sd. Anak2 ini suka maen ama dia, tapi bolanya ngak pernah mau dikasi ke kenneth. soalnya mereka jijik dengan ilernya hahaha

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
Tuesday, March 25, 2008,8:29:00 PM
Maen handuk
Dari zaman dulu kala ampe kemaren.. teteppp aja susah upload video...mungkin gue nya yg kurang sabar nungguin aja 'kali yee. Lagian video2 kenneth jaman dulu kaenya emang kelewat gede siy. Klo sekarang dah jarang di video-in. Tau niy ini bagus ngak.. alias bisa di play dengan bener ngak... dibuat waktu dia umur 11 bulan

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,12:14:00 PM
Horee
Hore...katanya buat yg berdaya 450 - 2200 ngak kena kenaikan harga. Untung dehh... fiuhh kebayang gimana sebelnya tiap bayar rek pln klo jadi naek ampe hampir 3 kali lipat itu. COba masih di pondok cabe, bisa sempoyongan tiap bulan bayar listrik ampe 1.5 juta-an. Klo di sini masih mendingan siy, sekitar 300 rebu-an doang...

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,11:30:00 AM
Daging isi Telur
Kenneth itu suka ama telur rebus, tapi bagian putihnya aja. Tapi klo kita rebusnya dibuang kulitnya (kaya kita lagi nambahin telur ke mie instant rebus gituuu), dia bisa makan agak banyak. Tadi pagi makan 2 biji tuh, ditambah 2 telur puyuh juga

Resep yg ini sebenernya pake kuah, tapi berhubung si kenneth demennya segala sesuatu yg agak garing dan digoreng.. maka gue cuman ngolah gorengannya aja. Resep lengkapnya bisa liat di sini

Daging cincangnya gue bikin dari daging sapi dendeng yg tipis2 itu, jadi waktu diblender lebih gampang hancur. Gue emang ngak pernah beli daging giling di supermarket, takut dicampur ama apa2 gituu.

Tadi gue pake daging giling kira2 3 sdm bisa buat bungkus 8 butir telur puyuh. Tepung panirnya gue guling 2 kali, jadi abis dikasi putih telur, diguling ke tepung panir, trus ke putih telur lagi, baru ke tepung panirnya lagi. Tergantung kita siy mau agak tebel atau tipis kulit dagingnya. Kenneth lumayan suka siy tadi waktu gue kasi..



Bahan :

* Telur puyuh 15 butir, rebus kupas
* Daging Cincang 200 gram
* Roti tawar 1 lembar, rendam air, peras
* Pala bubuk 1/2 sdt
* Lada bubuk 1/2 sdt
* Garam secukupnya
* Telur 2 butir, pisahkan bagian kuning dan putihnya
* Tepung panir, secukupnya

Cara membuat :

1. Campur daging cincang, roti tawar, pala, lada, garam dan kuning telur. Aduk rata

2. Bungkus setiap butir telur puyuh dengan adonan daging. Gulingkan pada putih telur, lalu pada tepung panir. Goreng sampai matang kecoklatan.

Sumber makanan favorit balita

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
Monday, March 24, 2008,7:25:00 PM
gaya bobo kenneth

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,7:20:00 PM
Oatmeal Stroberi
Menu kenneth tadi siang. Lumayan suka, walopun ngak habis..
resep aslinya siy pake susu cair plain, tapi gue ganti pake uht yogurt strawberry supaya cita rasa strawberrynya lebih berasa. Trus susunya jg ngak gue rebus, tapi cukup diaduk rata aja...



Kebetulan kenneth emang suka ama kismis dan gue selalu nyetok. Kismis yg ini gede2 ukurannya.. beli di total buah

Bahan

* Air secukupnya
* Oatmeal, kira2 seporsi makan anak
* Kismis secukupnya
* Strawberry 6 buah, belah 2
* Bubuk kayu manis secukupnya
* UHT Yogurt rasa strawberry
* Gula pasir 2 sdt

Cara membuat :

1. Rebus air bersama oatmeal sampai kental, masukkan strawberry dan kismis. Tambahkan bubuk kayu manis, angkat dan tuang ke dalam mangkuk

2. Campur UHT dan gula pasir sampai rata, tuangkan ke dalam oatmeal buah

Untuk 2 porsi

Sumber : Makanan favorit balita

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,6:59:00 PM
Puding hitam manis
Kemaren bikin puding buat dia.. lumayan suka. Tadi suapin 1 buah, habis semua. Oreo yg gue pake yg rasa coklat ama peanut... sepertinya dia suka ama rasa oreonya.



Bahan :

* Agar2 warna putih
* 5 sendok takar pediasure
* Air 600 ml
* Gula pasir 100 gram
* Vanili bubuk 1/2 sdt
* Biskuit oreo, 6 keping hancurkan

Saus

* Air 250 ml
* Coklat bubuk, 1 sdm cairkan
* Gula pasir 75 gram
* Tepung maizena 1 sdm, cairkan
* Garam sedikit

Cara membuat :

1. Campur susu dengan air, aduk
2. Masukkan agar2 bubuk, gula pasir, dan vanili. Masak sambil diaduk hingga mendidih. Angkat
3. Tuang adonan puding dalam cetakan. Tabur remahan pada bagian tengah dan atasnya. Biarkan dingin dan mengeras

Saus
Campur air, coklat bubuk, gula pasir dan garam. aduk rata dan didihkan. Masukkan maizena, aduk hingga mengental, angkat

Untuk 10 buah

Sumber : Makanan favorit balita

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 1 comments
,12:32:00 PM
Bad habit
Waktu kamis kemaren ketika oma ama opanya ke gereja pake motor, si kenneth pas liat. Whoaa nangisnya ampe meraung2 karena ngak diajak. Terpaksa gue bujuk dia, ya udah kita naek bus aja yaa nanti, sekarang kita pong2 dulu (mandi dulu maksudnya hehehe). Setelah mandi, digantilah bajunya dengan baju jalan. Dah hepi aja tuh dia

Trus gue gandeng tangannya jalan sampe ke halte... sampe di halte, dia jalan ke sana sini .. mana kadang mobil dan motor kalo lewat pada kenceng2 lagiii. bahaya kannn... dalam ati gue udah terjadi perang batin ajaa... belum telat niy... mendingan ngak usah aja deh, nyari penyakit deh lu bawa2 dia jalan sendirian... tapi kan udah janji...nggak boleh ingkar dong.. laen kali bisa nggak dipercaya nanti

Akhirnya ngak lama kemudian, bisnya datang. Naeklah kita berdua... dia duduk dengan antengnya.... sembari ngeliat2 ke luar ...tuhhh kannn antengg kannn... kan bagus bawa dia jalan2.. daripada dia bete2 di rumah...

Nyampe ke perhentian bus di belakang mall, masih sekitar 20 menitan lagi baru jalan lagi bisnya. Hm... liat2 bentar ke dalam kaenya ngak apa2 deh... bentar doang kok.... Ntar susah jaganya lhooo. Nggak lahh... tadi di bis anteng kok, asal digandeng terus aja tangannyaaa

Alhasil jalanlah kita ke mall, gue gandeng tangan dia.. seneng deh dianya.. sembari berlari2 kecil ngikutin langkah gue.. dia liat ke kiri kanannya. Masuk ke hypermart... beli roti... trus liat2 biasa... tempat favorit... (counter lock&lock n pernak pernik dari jepang yg diobral). Ketika gue asyik liat2.. dia gue taroh di trolley.. belum 3 menit, dia dah berdiri... tanganlah sibuk masuk2in botol2 minum dari jepang itu... ibu2 di samping gue langsung cengengesan. Hu.. bisa runyam niy nanti, cepet2 gue kabur dari situ.

Keluar dari hypermart... gue jalan ke arah mall baru... liat ada mobil2an yg pake remote kontrol yg bayarannya 6 rebu rupiah selama 1 menit.. ya udah.. gue kasi dia maen. Belum juga naroh pantat gue di kursi, mobil yg dia dudukin udah balik ke arah gue nunggu, tapi tanpa kenneth di mobil tersebut. Bang! mana anak saya????(&(*&^* ituuu bu, dah masuk ke dalam... sembari nunjuk playground yg kemaren jadi tempat rebutan maenan ama anak jepang itu. huhuhuhu waduhhh gimana ini... terpaksa dengan buru2 gue bayar di counternya, trus masuk ke dalam. Dia dah asyik aja bertengger di tempat maen bolanya..... hiks....

Eng ing eng..... cerita horor di mulai hihihi.

Dia langsung aja asyik maen roller coaster ... tapi sekarang dengan cara yg berbeda dengan yg kemaren dulu itu. Mobilnya dia tarik ke atas, trus dia dorong mobilnya sampe meluncur ke bawah. Jadi dianya ngak naek mobilnya.... kae dia lagi maen mobil2an dia yg di rumah gitu... diluncurin dari tempat yg agak tinggi. Bosen dengan luncuran yg disediakan, dia beralih ke tempat perosotan.. mobilnya diangkat ke atas, trus dia lepas.. biar bisa meluncur turun. Ama mbaknya langsung disamperin... eh... nggak boleh ya dek, nanti rusak. Baru aja dilarang gitu.. dia langsung menghentakkan kakiknya trus mobilnya dilempar ama dia. Tsahhh... emaknya langsung melengos dengan nggak enak ati.... No.. ya...ayo tarik lagi mobilnya ke sana... dia langsung merebahkan diri di lantai.. lengkap dengan kaki yg ditendang2in.

Huhuhu... sekarang semua mata tertuju ke gue and anak gue yg lagi ngambek itu. Duhh pusinggg.... akhirnya gue bilang, ya udah mommy pulang ya... bye... eh dengan santainya dia bilang bye.. sembari lambai2in tangan ke gue hiks. Terakhir gue sembunyi di deket pagar, dia cuek bebek aja. Akhirnya gue suruh mbaknya tanya ke dia mommy mana?? liat gue ngak ada, dia langsung lari ke luar celingak celinguk.. tapi karena guenya ada di depan, dengan secepat kilat.. sebelum gue sempet nangkap dia, dengan sukses dia berhasil lari masuk ke dalam lagi. Pusingggggg. Akhirnya dengan terpaksa dia gue gotong keluar, sebelah tangan meluk dia, sebelah tangan nenteng sepatu dia dan sekantong roti. Huhuhuh pegel bo'.. mana dia pake acara meronta2 lagi, trus sempet lepas dan akhirnya rebahan dan gerung2 di lantai. Ibu2, bapak2 dan om2 yg ada di sekitar situ pada ngeliatin. Duhh mau ditaroh kemana niy muka emaknya? ama satu ibu2 gue ditanya, di rumah biasa begitu ya??? huhuhuhu

Dengan sisa2 tenaga, akhirnya berhasil juga diajak pergi dari situ.. sampe di bus, dah tinggal setarikan nafas doang guenya. Masih belum berhenti sampai di situ, di bus karena belum jalan.. dia asyik lompat sana lompat sini... capekkk dehhh..

Setelah bis jalan, dah agak lumayan... tapi pas ada orang yg turun, dia mau ikutan turun juga.. berhubung emang bukan cluster kita, ya gue ngak turun doang. eh dianya kesel... langsung acara rebahan di lantai lagi. ck ck ck... semua mata tertuju ke gue.. guenya melengos aja dahhh hahaha

Abis itu setelah turun, pas di pos satpam, ada mobil yg melintas... dia beranggapan itu mobil daddynya.. jadi maksa kudu naek. Setelah tuh mobil lewat, dia langsung lari2 ngejar mobilnya.. di jalan bo'. Waktu mau diambil, dia langsung rebahan di jalan... mana kotor banget lagii. satpamnya ampe geleng2 kepala. Akhirnya ngak lama abis itu, mobil si jeff lewat.. pulanglah gue dengan leganya

Akhir kata... gue menarik kesimpulan, jangan sekali2 ngajak dia jalan tanpa ada tambahan pengawal dari orang laen. bisa semaput jadinya.....

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 6 comments
,8:41:00 AM
liburan kemaren
Liburan panjang kemaren gue ngak kemana2, si jeff lembur mulu. Bahkan di hari minggu pun dia ke kantor, kerjaan lagi banyak banget. Kasian deh... jadinya yaa ngotak ngatik blog aja deh. Semua postingan di multiply kenneth dah di kasi tag, jadi dah beres urusannya. Tinggal foto2 aja yg masih kurang, ntar deh kapan2 mau upload lagi.. males mau ngecil2in nya

Bentar lagi mau 2 taon niy si kenneth... komunikasi dah lumayan, tapi masih sering marah2 kalo ngak diturutin maunya....

* Beratnya ditimbang pake timbangan dewasa kita 13 kg, hiks... tingginya kaenya sekitar 92 cm deh...

* Dah tau angka dari 2 ampe 10. Hehehe dia emang lucu siy, kita suruh nyebut one, selalu disambung two ama dia. Waktu dikasi liat ngacak2, dia bisa nyebut dengan bener.. tapi ya gitu deh... cuman 2 ampe 10, khusus yg 1 masih ngak mau.. heran deh...

* Dah tau warna juga... blue, green, pink, purple, red, orange, yellow

* Lagi demen ama thomas dan blue. Hehehe kadang suka resehin omanya... klo omanya lagi nonton tivi, dia langsung narik2 gue.. trus nunjuk2 cdnya... mas... atau blue.. biasanya siy buat ngulur waktu, smua cdnya dikasi ke dia.. biar dia milih2... abis itu baru disetelin. Dia tau persis semua isi cdnya... ngeliat dari gambar depannya 'kali yaa. Gue siy demennya dia liat yg first impression, tapi dia ogah.. senengnya thomas ama blue doang. Heran deh kagak bosen2.. padahal thomasnya gue cuman punya satu cd doang, itupun yg vcd, jadi pake bahasa indonesia. Ampe apal dia adegannya hahaha

* Yang alfabet baru tau huruf O doang, mungkin karena jarang liat.. klo diajarin dia kurang mau.. mesti lewat tipi niy. Kapan2 klo sempet mau cari dvdnya niy...

* Lagi susah makan, kemaren liat lidahnya ada 2 biji sariawan

* Dah bisa ngebedain lip, mouth, teeth dan tongue. Juga hand, finger dan nail. Klo ditanya nail, dia tunjuk kuku jari telunjuknya. Paling demen ditanya yg mana navel, langsung buka baju.. pusernya diobok2 hehehe

Hm.. apalagi yak, ntar siang waktu tidur nambah lagi dehhh

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,8:14:00 AM
Kalah cepet ama dia, kesambar juga stabilo gue... nasib deh
klo dah megang2 barang yg bisa buat coret2.. langsung minta kertas
Lari dengan secepat kilat begitu pintu dibuka, terpaksa dengan terbirit2 opanya ngejer hehehe. digeret bawa pulang deh
Biar kata ngak pake sandal, cuek aja tuh dia... padahal aspalnya rada tajam di kaki
Emaknya dah ngak begitu sering moto2 dia waktu skul, abisnya takut dianggap norak ama yg laen hahaha secara kagak ada yg pake acara moto2... mesti agak didempul lagi niy muka biar tebelen dikitt

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
Friday, March 21, 2008,12:19:00 PM
Ada sejumlah pemeriksaan untuk memastikan TBC, tapi yang paling menentukan adalah tes Mantoux

TBC merupakan penyakit yang disebabkan kuman Mycrobacterium tuberculosis. Kuman ini ditemukan oleh Robert Koch pada tahun 1882. Bisa juga disebabkan oleh kuman Mycobacterium bovis yang terdapat pada susu sapi yang tidak dipasteurisasi. Sayangnya, menegakkan diagnosis TBC secara pasti pada anak sangat sulit. Saking sulitnya sering terjadi overdiagnosis, dimana dokter terlalu cepat memvonis padahal data yang dimilikinya masih minim.

Hal ini kemudian sering kali diikuti overtreatment alias pengobatan yang berlebihan. Akibatnya, konsekuensi yang diterima anak tidak ringan. Pasalnya, anak harus mengonsumsi 2-3 jenis obat sekaligus minimal selama 6 bulan atau bahkan lebih. Pengobatan yang tidak tepat ini tentu saja amat berisiko mengganggu fungsi hati, saraf pendengaran dan organ-organ tubuhnya yang lain.

Di lain pihak ditemukan juga underdiagnosis alias diagnosis yang terlambat hingga berbuntut menjadi undertreatment. Hal ini sama-sama bisa membahayakan anak. Soalnya, anak penderita TBC perlu mendapat penanganan segera secara tepat. Bila tidak, jiwa anak pun menjadi taruhannya.

Untuk mendapatkan diagnosis tepat, tes Mantoux dilakukan jika anak menujukkan gejala-gejala berikut:

1. MMBB (Masalah Makan dan Berat Badan)

Bila anak sulit makan dan memiliki berat badan yang kurang dari rata-rata anak seusianya, orangtua patut waspada. Atau, ada peningkatan berat badan tapi tak sesuai alias masih di bawah jumlah yang semestinya (tidak sesuai dengan yang tertera pada KMS/Kartu Menuju Sehat).

2. Mudah sakit

Anak sakit batuk pilek wajar saja. Bedanya, anak yang terinfeksi TB akan lebih mudah tertulari penyakit. Jika orang di lingkungan sekitarnya batuk pilek, anak mudah tertulari atau sebulan sekali mesti sakit. Kondisi ini patut mendapat perhatian.

3. Lemah, letih, lesu dan tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas

Anak-anak dengan TB, umumnya terlihat berbeda dari anak kebanyakan yang sehat dalam beraktivitas. Ia tampak lemah, lesu dan tidak bersemangat.

4. Reaksi cepat BCG

Pada lokasi suntik vaksin BCG akan timbul tanda menyerupai bisul. Jika reaksi ini muncul lebih cepat, misalnya seminggu setelah pemberian, berarti tubuh anak sudah terinfeksi TB. Padahal normalnya, tanda itu paling cepat muncul pada 2 minggu setelah anak divaksinasi BCG. Namun rata-rata, benjolan pada kulit muncul setelah 4­6 minggu.

4. Batuk berulang

Batuk berkepanjangan merupakan gejala yang paling dikenal di kalangan masyarakat sebagai pertanda TBC. Batuk yang awalnya berupa batuk kering kemudian lama-kelamaan berlendir dan berlangsung selama 2 minggu lebih, merupakan salah satu tanda TBC. Gejala ini akan muncul bila sudah terdapat gangguan di paru-paru. Hanya saja, bedakan dari batuk alergi dan asma.

5. Benjolan di leher

Pembesaran kelenjar getah bening di leher samping dan di atas tulang selangkangan bisa saja merupakan tanda TBC. Soalnya, kelenjar getah bening merupakan salah satu benteng pertahanan terhadap serangan kuman. Kelenjar ini akan membesar bila diserang kuman. Namun, meski merupakan salah satu gejala TB, tidak semua pembengkakan kelenjar getah bening adalah gejala penyakit TB. Bisa jadi pembengkakan itu karena adanya infeksi atau radang di tenggorokan.

6. Demam dan berkeringat di malam hari

Gejala awal TBC biasanya muncul demam pada sore dan malam hari, disertai keluarnya keringat. Gejala ini dapat berulang beberapa waktu kemudian. Namun hal ini tetap belum dapat memastikan kalau anak menderita TBC. Tidak selalu anak-anak yang berkeringat di malam hari menderita TB. Keringat tidur justru merupakan pertanda sistem metabolisme yang sedang aktif bekerja. Tak heran, pada saat tidurlah anak-anak mengalami metabolisme yang pesat.

7. Diare persisten
Diare akibat TBC biasanya tidak kunjung sembuh dengan pengobatan biasa. Sebagai orangtua, kita bisa membantu dokter untuk menjelaskan apakah gejala-gejala di atas memang muncul pada anak atau tidak; berapa lama berlangsungnya, dan seberapa sering gejala-gejala tersebut muncul. Nah, dari pengamatan kita sehari-hari ini dokter akan sangat terbantu untuk mendiagnosis penyakit anak serta memutuskan apakah perlu dijalani tes Mantoux atau tidak.

PROSES TES

Tes Mantoux dilakukan dengan cara menyuntikkan protein dari kuman Mycobacterium tuberculosis pada lengan bawah anak. Agar hasilnya akurat, penyuntikannya harus benar-benar teliti. Bahan yang dimasukkan harus dengan dosis tepat dan masuk sepenuhnya ke dalam kulit, bukan di bawah kulit. Kemudian, reaksi yang dihasilkan harus dibaca tepat waktu.

Untuk memastikan anak terinfeksi kuman TBC atau tidak, akan dilihat indurasinya setelah 48-72 jam. Indurasi ini ditandai dengan bentuk kemerahan dan benjolan yang muncul di area sekitar suntikan. Bila nilai indurasinya 0-4 mm, maka dinyatakan negatif. Bila 5-9 mm dinilai meragukan, sedangkan di atas 10 mm dinyatakan positif.

Setelah hasil Mantoux dinyatakan positif, anak sebaiknya diikutkan pada serangkaian pemeriksaan lainnya. Salah satunya adalah rontgen yang bertujuan mendeteksi TBC lebih detail lewat kondisi paru yang tergambar dalam foto rontgen dan dan tes darah. Tes mantoux dilakukan lebih dulu karena hasil rontgen tidak dapat diandalkan untuk menentukan adanya infeksi kuman TB. Bercak putih yang mungkin terlihat pada hasil foto bisa memiliki banyak penyebab. Anak yang sedang menderita batuk pilek pun kemungkinan memiliki bercak putih di paru. Jadi, tes Mantoux sangat perlu, tak cukup hanya rontgen paru.

Namun dokter juga harus mencermati adanya tanda negatif palsu. Mungkin saja hasil tes menunjukkan negatif, tapi sebenarnya anak menderita TBC. Hal ini bisa terjadi pada anak-anak yang kondisi tubuhnya sangat buruk, seperti anak yang mengalami kekurangan gizi atau sedang menderita sakit berat. Disamping pemeriksaan di atas, ciri-ciri lain dari TBC pun harus dicermati. Misalnya apakah anak kurus, sering sakit, mengalami pembesaran kelenjar getah bening dan sebagainya.

TES BAYI BARU LAHIR

Bila saat mengandung si ibu menderita TBC bisa saja bayi akan terkena TBC begitu dilahirkan. Ini disebut dengan TBC kongenital dan bayi harus segera dites Mantoux pada usia sekitar 1 bulan. Usahakan jangan di bawah 1 bulan karena dapat memberi reaksi negatif meski boleh jadi si bayi tersebut menderita TBC. Itu karena sistem imun bayi usia ini masih belum baik. Kendati kasusnya sangat jarang ditemui, setidaknya orangtua dapat segera mengatasinya bila bayinya memang positif TBC.

Narasumber:

dr. Ema Nurhaema, Sp.A dari RSUP Persahabatan, Jakarta

dr. Darmawan Budi Setyanto, SpA(K), Ahli Respirologi Anak dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Labels: ,

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,12:16:00 PM
Gejala hiperaktivitas ternyata terapinya bervariasi, mulai dari penggunaan obat modern hingga terapi yang bersifat tradisional. Obat-obatan dapat menyebabkan kecanduan. Karenanya, terapi alternatif pun dimanfaatkan.

Bagai ember yang bocor, perhatian dan kasih sayang untuk anak dengan ADHD harus terus-menerus diberikan.

Wawan (4) tidak pernah bisa duduk diam di sanggar. Setiap kali, ia hanya betah duduk selama 5 menit, kemudian beralih ke kegiatan lain, misalnya mencoret-coret dinding dengan krayon. Sejenak asyik, ia pun pindah ke tempat mainan. Tak lebih dari 10 menit, ia pasti sudah pindah ke aktivitas lain lagi. Setiap kali pembimbing berusaha menenangkan dia, misal dengan memeluknya, ia selalu memberontak.

Gangguan pemusatan perhatian disertai gejala hiperaktivitas motorik yang dikenal sebagai Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) atau Attention Deficit Disorder (ADD) ini menjangkiti 3% - 5% anak berusia 4 - 14 tahun. Gejalanya, anak tidak mampu memusatkan perhatian (konsentrasi) pada satu tugas tertentu. Selalu gelisah dan tidak bisa duduk dengan tenang.

Penyebabnya, menurut para ahli, adanya kerusakan kecil pada sistem saraf pusat dan otak sehingga rentang konsentrasi menjadi sangat pendek dan sulit dikendalikan. Anak hiperaktif bergerak ke sana kemari tak terarah, tak sesuai dengan situasi yang dihadapi. Mereka pun kerap gagal menyelesaikan tugas.

Beberapa faktor diduga dapat menyebabkan gangguan ini. Antara lain, temperamen bawaan, pengaruh lingkungan, malfungsi otak, epilepsi. Juga kondisi gangguan di kepala, seperti gegar otak, trauma kepala karena persalinan sulit atau kepala pernah terbentur, infeksi, keracunan, gizi buruk, dan alergi makanan. Gangguan ini tak kentara karena anak tidak mengeluh sakit, walau sebetulnya telah terjadi gangguan pada susunan saraf pusat.


Jangan buru-buru memvonis

Sayangnya, orang tua sering salah menduga, anaknya umur dua tahun yang memang lagi senang-senangnya bergerak dan sulit duduk diam, divonisnya "hiperaktif". Padahal ciri-ciri hiperaktif baru terdeteksi setelah anak setidaknya berusia empat tahun atau usia awal sekolah.

Apa yang dilakukan tidak satu pun diselesaikan. Anak cepat sekali beralih dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya. Kadang perkembangan motorik dan bahasanya juga terlambat. Ia mudah terangsang, perhatiannya gampang teralihkan, tak tahan frustrasi, dan kurang dapat mengontrol diri. Yang terakhir ini lantaran mudahnya ia terangsang, di samping memang impulsif. Tuntutannya harus segera dipenuhi. Suasana hatinya amat labil. Beberapa menit terlihat gembira, mendadak marah-marah dan ngambek.

Ciri lainnya, ia tak mampu mengontrol gerakan. Duduk tak tenang, bergoyang-goyang, atau merosot hingga terjatuh dari tempat duduk. Sepertinya ia tak kenal lelah, seakan energinya digerakkan oleh mesin. Kalau anak lain diam karena capek sehabis berlarian, ia paling cuma minum lalu bergerak lagi. Mulutnya tak pernah diam, terus saja berkicau. Ia tak sabar menunggu giliran, sehingga senang menyerobot, dan bicaranya terburu-buru. Daya konsentrasinya rendah dan seolah-olah tak mau mendengarkan perkataan orang tua. Malahan matanya seperti tak memperhatikan lawan bicaranya.

Kalaupun ciri-ciri di atas ada pada anak, sebaiknya jangan dulu buru-buru memvonis dia hiperaktif. Amati perkembangannya dan bandingkan dengan anak sebayanya. Andaikata sampai enam bulan ia masih menunjukkan tanda-tanda itu, baru berkonsultasi dengan psikolog anak. Jangan didiamkan karena bisa berlanjut hingga dewasa. Bisa-bisa nantinya ia menemukan masalah dalam pekerjaan, gara-gara cepat bosan, jenuh, pencemas, tidak pernah menyelesaikan tugas, dan antisosial.


Obat bukan satu-satunya

Penanggulangan kasus gangguan pemusatan perhatian pada anak memang berbeda-beda. Tergantung berat-ringannya. Yang ringan dapat ditangani melalui bimbingan dan penyuluhan kepada orang tua dan pendidikan khusus untuk memperbaiki perilaku anak. Terapi psikologis dibutuhkan juga untuk mengatasi stres dan berbagai konfliknya, yang biasanya berkaitan dengan hubungan sosial.

Namun bila cukup parah, pemberian obat diperlukan juga agar anak mampu berkonsentrasi dan menyelesaikan tugas dengan baik. Meski para ahli umumnya tak menyarankan obat-obatan sebagai terapi tunggal. Obat stimulan saraf yang umumnya diberikan pada anak hiperaktif, antara lain metilfenidat, dekstro-amfetamin, dan pemolin-magnesium. Hasilnya, anak pun bisa tenang dan berkonsentrasi selama beberapa jam.

Sayang, walaupun efektif, obat memiliki efek sampingan yang merugikan. Timbul kantuk, nafsu makan berkurang, atau sebaliknya sulit tidur, tic (semacam kedutan), nyeri perut, sakit kepala, cemas, perasaan tidak nyaman, serta kreativitasnya terhambat. Dalam jangka panjang semua ini bisa memberikan efek negatif terhadap sistem saraf, yakni menyebabkan kecanduan/ketergantungan obat, bahkan sampai ia dewasa.

Perkembangan jiwa anak pun ikut mempengaruhi munculnya perilaku adiktif. Kecenderungan adiksi ini bisa dikenali pada enam tahun pertama. Kita bisa mengamati anak-anak balita kita lewat sikap, karakter, dan tingkah lakunya, terutama yang menunjukkan gejala hiperaktivitas. Termasuk, tidak ada salahnya mewaspadai ancaman narkoba sejak anak balita.

Untuk menghindari efek negatif obat, pelbagai terapi lain bisa dijadikan alternatif. Keefektifan masing-masing terapi berbeda-beda.


Diet modifikasi

Diet ini didasari oleh penelitian Ben Feingold, seorang ahli alergi, pada 1960. Lima puluh persen anak dengan ADHD yang ditanganinya "membaik" setelah menjalani diet tanpa makanan pencetus alergi. Yaitu makanan yang mengandung salisilat alami, seperti jeruk, apel, aprikot, beri, anggur. Juga makanan yang mengandung zat tambahan buatan, seperti pengawet, pemanis, pewarna, penyedap (MSG, monosodium glutamat). Jelas, diet ini mengharuskan perubahan pola makan anak dan keluarga. Jadi, perlu perhatian khusus dari ibu dalam memasak dan menyajikan makanan.

Setelah menjalankan diet ketat beberapa lama, makanan yang dicurigai sebagai pencetus alergi dapat diberikan kembali satu per satu ke dalam menu. Jika muncul perubahan tingkah laku pada anak, misal menjadi hiperaktif kembali, makanan itu jangan lagi diberikan.

Menurut Gerard Olarsch, ND, hiperaktivitas dapat juga gara-gara kekurangan mineral tertentu. Gejalanya, anak punya keinginan berlebihan untuk makan makanan manis atau asin. Zat mineral yang diduga berhubungan dengan ADHD, antara lain DMG (dimetilglisin), enzim, asam lemak, zat besi, magnesium, dan seng. Makanya, pemberian suplemen vitamin dan mineral akan sangat membantu kemajuan si anak.

Olahraga menyedot energi

Anak hiperaktif menyimpan energi berlebihan. Untuk lebih menyalurkan energinya, ajaklah dia berolahraga atau bertamasya ke alam terbuka, semisal kebun binatang, taman bermain. Di sana ia bisa bebas bermain, memanjat, dan berlari sesuka hati. Intinya, lakukan aktivitas yang menyenangkan dirinya. Hati-hati mengajaknya ke pusat perbelanjaan, karena begitu dibiarkan sendirian, ia akan pergi ke mana pun dia suka.

Jika bermain di rumah, ajaklah ia melakukan permainan yang membutuhkan konsentrasi, seperti menyusun puzzle, berkebun, atau memelihara binatang. Libatkan anak dalam banyak kegiatan sepulang sekolah, misal belajar musik, berenang, tenis, karate, dll. Tentu saja tanpa melupakan bakat dan kemampuan fisiknya.

Warna mendinginkan otak

Sekadar sebagai pendamping, terapi ini menyarankan agar anak hiperaktif dipaparkan pada warna-warna "mendinginkan" atau agak gelap. Efeknya akan menenangkan otaknya.

Warna-warna itu bisa ditempatkan di kamar, berupa warna dinding, pintu, perabot, baju, lampu, dsb. Warnanya bisa hijau, biru muda, ungu, atau biru tua. Hindari warna terang dan "panas", semisal merah, kuning, oranye karena justru merangsang otaknya untuk beraktivitas.

Biofeedback relatif masih baru.

Meski biofeedback dikenal sejak 25 tahun silam, penerapannya pada anak hiperaktif relatif baru. Dasarnya, anak ADHD menghasilkan gelombang teta berlebihan tapi tidak cukup menghasilkan gelombang beta. Gelombang teta berkaitan dengan melamun atau mimpi di tengah hari, sementara gelombang beta berhubungan dengan konsentrasi. Biofeedback membuat anak mengurangi produksi gelombang teta dan menghasilkan banyak gelombang beta, sehingga kemampuan fokus dan konsentrasinya meningkat. Menurut penelitian Steven W. Lee dari Universitas Kansas, biofeedback dapat mengurangi gejala yang berhubungan dengan hiperaktivitas.

Lewat layar video yang menampilkan beragam tantangan, seperti video game, biofeedback menarik bagi anak. Ada warna terang, musik yang memberi umpan balik langsung. Ada pula hadiah yang akan diberikan jika anak bisa menyelesaikannya dengan baik.

Pada salah satu versi terapi, selama anak memproduksi gelombang beta, warna terang bertambah pada roda disertai dengan musik yang meningkat nadanya. Versi lainnya, pada layar video anak harus mempertahankan kapal terbang agar tidak melewati garis-garis tertentu (ketika memproduksi gelombang beta), agar lampu merah tetap tidak menyala. Untuk terapi ini, umumnya anak akan menjalani 30 - 50 pertemuan, per satu atau dua minggu sekali. Setiap pertemuan berlangsung satu jam.

Obat dibuat khusus

Homeopati lain lagi cara kerjanya. Terapi yang berkembang sejak abad ke-18 ini merupakan sistem pengobatan untuk menyeimbangkan fisik, mental, juga emosi. Praktisi homeopati memberikan obat khusus untuk masing-masing orang dengan gejala berbeda-beda. Obatnya berupa campuran bahan dari hewan, tumbuhan, dan mineral berbentuk larutan pekat. Jadi, satu obat tidak sama untuk setiap orang, walaupun diagnosisnya sama. Karena diracik khusus untuk tiap pasien, menurut dokter naturopati Judyth Reichenberg-Ullman, ND, MSW, dan Robert Ullman, ND, obat untuk gejala ADD/ADHD juga dapat menyembuhkan gejala lain, seperti infeksi telinga dan sakit kepala.

Pulihkan energi yang "dicuri"
Pengobatan tradisional Cina merupakan yang tertua di dunia dan masih bertahan sampai sekarang. Prinsipnya berdasarkan harmonisasi tubuh dengan alam dan aliran dari energi vital (qi/chi) ke seluruh tubuh.

Ada dua hal penyebab ADD, yaitu faktor genetik dan gangguan fungsi hati. Bila diakibatkan gangguan fungsi hati, organ hatinya secara fisik baik, hanya hubungan "energi"-nya dengan organ tubuh lain yang tidak seimbang. Karena energi organ hati sangat kuat, ia "mencuri" tambahan energi dari paru-paru dan ginjal. Kedua organ itu menjadi terlalu lemah untuk membuat kerja hati tetap terkontrol.

Gaya hidup masa kini dengan kadar stres tinggi membuat ADHD sulit dikontrol. Diet anak perlu diperhatikan, khususnya dari titik pusat energi. Beberapa makanan dapat membawa energi yang memicu kerja hati sehingga menjauhi keseimbangan.

Hindari makanan junkfood, bukan semata-mata alasan kesehatan, tetapi karena makanan itu meningkatkan "panas" dalam organ hati. Goreng-gorengan, bumbu, dan makanan panggang juga memberikan efek serupa. Karena itu, anak harus banyak makan sayuran hijau, karena dapat membantu mendinginkan/menurunkan "panas" dalam hati. Juga minum sari buah (jus) semangka dan, sebisa mungkin, hindari makan daging.

Menghindari situasi/kejadian yang merangsang anak, juga akan membantu. Medan listrik yang dibangkitkan dari permainan di komputer, tidak baik bagi anak ADHD.

Ajaklah anak beraktivitas menenangkan, seperti berenang, tai chi, yoga, dan meditasi. Akupunktur, akupresur, dan jamu-jamuan bisa memberi efek melegakan. Jika anak diberi obat, perhatikan bagian perut (lambung). Banyak anak ADHD kehilangan nafsu makan atau berat badan meningkat di kemudian hari, akibat fungsi energi lambung tidak seimbang.

Perbaiki jalur pendengaran

Kebanyakan anak ADHD juga memiliki masalah pendengaran. Bisa mendengar, tetapi kesulitan mengerti apa yang didengarnya. Karena telinga dan otak tidak bekerja efisien dalam memproses suara. Ada kesulitan memilih suara dari banyak sumber suara yang ada. Juga kesulitan memusatkan pendengaran pada suara tertentu. Misal, seharusnya mendengar suara gurunya, ia malahan tertarik dengan bunyi klakson mobil di luar ruangan kelas. Akibatnya, ia sulit berkonsentrasi pada suatu hal beberapa saat. Anak menjadi terganggu oleh semua bunyi di sekitarnya.

Terapi suara memulihkan kapasitas pendengaran/penerimaan suara, sehingga anak dapat belajar terfokus dan menangkap suara yang diinginkan langsung ke pusat bahasa di otak.

Masalah persepsi suara disebabkan oleh "penutupan" pendengaran untuk beberapa frekuensi suara. Otot telinga menjadi "malas" dan tidak tanggap. Karena itu, perlu distimulasi dan dilatih agar mencapai kapasitas normal untuk memperbaiki pendengaran dan mengorganisasikan transmisi pendengaran dalam otak. Proses ini akan mengurangi stres dan ketegangan saraf. Anak akan dapat mengikuti mana suara yang diinginkan.

Pada terapi suara, anak harus mendengarkan kaset khusus (musik) setiap hari selama 30 - 60 menit. Jika anak sulit untuk duduk diam, kaset dapat diperdengarkan ketika anak tidur. Hasil efektif umumnya terlihat setelah 100 jam pascaterapi. Aktivitas fisiknya akan tampak menurun sementara daya konsentrasinya meningkat. (Femi Olivia/pengamat masalah anak).

Labels: ,

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,12:07:00 PM
Orang tua mana yang tak ingin punya anak berbakat? Bagaimana, sih, cara mendeteksi bakat si cilik? "Anak sulung saya luar biasa aktif. Dia juga pintar dan suka sekali bertanya. Kadang, pertanyaannya bikin kami kewalahan. Teman-teman saya bilang, si sulung termasuk anak berbakat," tutur Andika, ayah dua anak tentang putra sulungnya yang berusia 4 tahun. Banyak orang dengan mudah menyimpulkan si A, si B, atau si C anak berbakat. Entah karena ia selalu jadi juara kelas, juara lomba, dan sebagainya. Bahkan, anak yang belum pernah menunjukkan prestasinya di bidang tertentu pun, sering dikatakan anak berbakat. Misalnya, suaranya merdu saat menyanyi. Sebenarnya, seperti apa sih, yang dimaksud anak berbakat?

Beda Pintar & Berbakat

Menurut pakar psikologi pendidikan, Prof. Dr. S.C. Utami Munandar, anak berbakat berbeda dengan anak pintar. "Bakat berarti punya potensi. Sedangkan pintar bisa didapat dari tekun mempelajari sesuatu," jelasnya. Tapi meski tekun namun tak berpotensi, seseorang tak akan bisa optimal seperti halnya anak berbakat. "Kalau anak tak berbakat musikal, misalnya. Biar dikursuskan musik sehebat apa pun, ya, kemampuannya sebegitu-begitu saja. Tak akan berkembang." "Sebaliknya, jika anak berbakat tapi lingkungannya tak menunjang, ia pun tak akan berkembang." Soal bakat musik tadi, misalnya. Jika di rumah tak ada alat-alat musik, bakatnya akan terpendam," jelas guru besar tetap Fakultas Psikologi UI ini.

Pada anak hiperaktif, jelasnya,"Konsentrasinya kurang terfokus. Jadi, hanya gerak fisiknya yang aktif tapi tak menunjukkan kelincahan intelektual. Aktivitasnya pun sering tanpa tujuan." Kendati dia suka bertanya, tapi tak berkonsentrasi pada jawabannya. Konsentrasinya mudah buyar jika ada hal lain yang menarik perhatiannya. Lain hal dengan anak berbakat. "Jika ia lari ke sana-sini, pasti ada tujuannya. Jika ia tertarik pada sesuatu, ia akan duduk diam dalam waktu yang lama, asyik sendiri mengerjakan sesuatu," terang Ketua Yayasan Indonesia untuk Pendidikan dan Pengembangan Anak Berbakat ini.

Perkembangan Lebih Cepat

Bakat anak, lanjut Utami, berkaitan dengan kerja belahan otak kiri dan kanan. Belahan otak kanan berhubungan dengan kreativitas, imajinasi, intuisi. Sedangkan belahan yang kiri untuk kecerdasan. Nah, anak berbakat umumnya menunjukkan IQ di atas rata-rata, yaitu minimal 130. "Namun tak berarti anak dengan IQ rata-rata, yaitu 90-110, tak akan berbakat," tukas Utami. Anggapan orang bahwa IQ menetap seumur hidup, menurutnya, sama sekali tak benar. "Ada, kok, anak yang sebelumnya ber-IQ di bawah rata-rata, tapi dengan stimulasi dan pendekatan yang baik bisa berubah jadi di atas rata-rata," paparnya.

Tapi IQ bukan satu-satunya yang menentukan seorang anak disebut berbakat atau tidak. Masih ada faktor lain lagi, yaitu CQ atau kreativitas, yang juga harus di atas rata-rata, minimal 250. Selain itu, tambah Utami, "Ia juga harus memiliki task commitment, yakni kemampuan pengikatan diri terhadap tugas atau motivasi. Jadi, ada keinginan dan ketekunan untuk menyelesaikan sesuatu."

Nah, untuk mendeteksi apakah seorang anak berbakat atau tidak, menurut Utami, bisa dilihat dari perkembangan motoriknya. Anak berbakat, perkembangan motoriknya lebih cepat dibanding anak biasa. Entah dalam berbicara, berjalan, maupun membaca. Misalnya, umur 9 bulan sudah bisa jalan (normalnya, usia 12,5 bulan). Selain itu, ia juga cepat dalam memegang sesuatu dan membedakan bentuk serta warna. Untuk kemampuan membaca, kadang anak berbakat memperolehnya dari belajar sendiri. Yaitu dari mengamati dan menghubung-hubungkan. Misalnya dari memperhatikan lalu-lintas, teve, atau buku.

Anak berbakat juga senang bereksplorasi atau menjajaki. "Jadi, kalau ia mempreteli barang-barang, bukan karena dia nakal tapi karena rasa ingin tahunya," terang Utami. Tentang rasa ingin tahu yang tinggi ini, terangnya lebih lanjut, memang pada umumnya dimiliki anak kecil. Hanya, pada anak berbakat, cara mengamatinya lebih kental dibanding anak-anak biasa. Hal lain yang menjadi karakteristik anak berbakat ialah bicaranya bisa sangat serius. Pertanyaannya sering menggelitik dan tak terduga. Kadang ia tak puas dengan jawaban yang diberikan, sehingga terus berusaha mencari jawaban-jawaban lain.

Pentingnya Stimulasi Lingkungan

Meski demikian, Utami menyarankan orang tua tak lantas mudah melakukan generalisasi. "Mentang-mentang perkembangan motorik anaknya lambat, lantas dikira tak berbakat. Belum tentu, lo," katanya. Sebab, perkembangan setiap anak berbeda. Ada yang cepat dalam perkembangan bicara dan bahasanya tapi motoriknya lambat, dan sebagainya. "Bisa saja terjadi, anak yang dulu perkembangan bicaranya lambat, ternyata ketika besar menjadi sarjana sastra yang terkenal," ujarnya. Dengan kata lain, meski perkembangannya lambat, bisa saja nantinya ia berkembang menjadi anak berbakat dan mengejar ketinggalannya. Hanya saja, hal itu tak akan terjadi dengan sendirinya. "Semuanya tergantung dari lingkungan. Bagaimana stimulasi lingkungan akan sangat mempengaruhi perkembangan bakat anak," tukas Utami. Semakin dini orang tua memberikan stimulasi, akan semakin baik. Misalnya, dengan mengajak anak bercakap-cakap sejak ia masih bayi. "Banyak orang tua menganggap, bayi belum mengerti apa-apa sehingga belum perlu diajak bicara."

Padahal, mengajak anak sering-sering berbicara sangat perlu. "Itu akan merangsang perkembang bahasanya dan berarti membuatnya terangsang untuk berbicara," tutur Utami. Begitu juga untuk mengembangkan keinginan anak akan eksplorasi. Sejak usia bayi hal ini sudah dapat dilakukan. Misalnya, tempat tidur bayi tak dibiarkan kosong melompong, tapi "diisi" dengan mainan gantung yang dapat merangsangnya. "Sesekali, dekatkan benda-benda yang terang ke dekat matanya agar ia bisa melihat jelas atau menyentuhnya. Ini sama dengan melatih koordinasi antara tangan dan matanya," kata Utami. Selain itu, tambah pakar kreativitas ini, beri ia kesempatan untuk melatih berbagai keterampilannya. Saat membacakan cerita, misalnya, "Orangtua tak melulu membaca tapi juga mengajukan pertanyaan agar si anak terbiasa berpikir kreatif."

Cukup Alat Sederhana

Sarana dan prasarana pendidikan di rumah yang memungkinkan bakat si anak tercium, tentu saja perlu. Buku bacaan, alat musik/olahraga, atau mainan edukatif, sangat penting. Dari benda-benda itulah, akan terlihat ke mana bakat si anak. Apakah pada musik, olahraga, teknik, atau intelektual. "Dari situ juga akan terlihat derajat besarnya bakat tiap anak." Memang, aku Utami, tak semua orang mampu membeli alat-alat musik yang mahal. Untuk mendeteksi bakat musik, tak perlu punya piano. "Cukup dengan radio atau teve. Dari cepatnya si kecil menghapal nyanyian bahkan untuk melodi yang sulit-sulit, itu sudah menunjukkan bakatnya," terang penulis buku Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah ini. Selain itu, asalkan orang tua kreatif, alam pun sudah menyediakan berbagai sarana. Misalnya, membuat mainan dari biji-bijian atau dedaunan. "Sebaiknya dalam melakukan permainan, orang tua juga ikut terjun bermain. Sehingga anak dapat menikmati kegiatan itu dan mempunyai kepercayaan diri untuk mengembangkannya," kata Utami.

Perlakuan Khusus

Setelah bakat anak ditemukan, orang tua seyogyanya memberi peluang pada anak untuk mengembangkan bakatnya. Yakni, dengan menciptakan lingkungan yang mendorong perkembangan bakat itu. Seperti sudah disinggung di atas, sekalipun seorang anak berbakat namun lingkungannya tak mendukung, maka ia tak akan berkembang. "Memang anak berbakat akan belajar lebih cepat dan melakukan segala sesuatu lebih baik ketimbang anak biasa, sehingga tampaknya tak perlu mendapatkan perhatian khusus. Padahal, tidak demikian," kata Utami. Setiap anak, lanjutnya, entah ia berbakat atau tidak, punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang menarik dan menantang. Tapi karena kebutuhan, minat, dan perilaku yang "lebih" dibanding anak lainnya, mau tak mau, anak berbakat harus mendapatkan pengarahan khusus. Hanya, Utami mengingatkan, jangan sampai perlakuan khusus itu merugikan. Baik bagi si anak itu sendiri maupun anak lain. Misalnya, orang tua sering menonjol-nonjolkan anaknya yang berbakat dibanding anaknya yang lain.

"Dampak buruknya, ego si anak semakin menghebat dan bisa juga ia rasakan sebagai beban. Sebab, seperti anak-anak lainnya, ia pun punya masalah emosional," terangnya. Sebaliknya bagi anak lain, bisa timbul rasa persaingan antara saudara. "Kok, dia melulu yang dipuji?" Karena itu, Utami menganjurkan orang tua bersikap tak menunjukkan si berbakat itu istimewa, tapi lebih pada memberikan rangsangan-rangsangan istimewa. Sebetulnya, yang paling penting dilakukan orang tua, kata Utami, "Mencoba menemukan bakat pada setiap anaknya karena masing-masing anak punya kekuatan tersendiri sehingga anak tak perlu merasa iri satu sama lain." Nah, tunggu apalagi? Semakin cepat dan semakin sering kita memberi rangsangan pada si kecil, bakat terpendamnya pun akan segera kita temukan.

Ciri-ciri Intelektual/Belajar

Mudah menangkap pelajaran, ingatan baik, perbendaharaan kata luas, penalaran tajam (berpikir logis-kritis, memahami hubungan sebab-akibat), daya konsentrasi baik (perhatian tak mudah teralihkan), menguasai banyak bahan tentang macam-macam topik, senang dan sering membaca, ungkapan diri lancar dan jelas, pengamat yang cermat, senang mempelajari kamus maupun peta dan ensiklopedi. Cepat memecahkan soal, cepat menemukan kekeliruan atau kesalahan, cepat menemukan asas dalam suatu uraian, mampu membaca pada usia lebih muda, daya abstraksi tinggi, selalu sibuk menangani berbagai hal.

Ciri-ciri Kreativitas

Dorongan ingin tahunya besar, sering mengajukan pertanyaan yang baik, memberikan banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah, bebas dalam menyatakan pendapat, mempunyai rasa keindahan, menonjol dalam salah satu bidang seni, mempunyai pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya serta tak mudah terpengaruh orang lain, rasa humor tinggi, daya imajinasi kuat, keaslian (orisinalitas) tinggi (tampak dalam ungkapan gagasan, karangan, dan sebagainya. Dalam pemecahan masalah menggunakan cara-cara orisinal yang jarang diperlihatkan anak-anak lain), dapat bekerja sendiri, senang mencoba hal-hal baru, kemampuan mengembangkan atau memerinci suatu gagasan (kemampuan elaborasi).

Ciri-ciri Motivasi

Tekun menghadapi tugas (dapat bekerja terus-menerus dalam waktu lama, tak berhenti sebelum selesai), ulet menghadapi kesulitan (tak lekas putus asa), tak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi, ingin mendalami bahan/bidang pengetahuan yang diberikan, selalu berusaha berprestasi sebaik mungkin (tak cepat puas dengan prestasinya), menunjukkan minat terhadap macam-macam masalah "orang dewasa" (misalnya terhadap pembangunan, korupsi, keadilan, dan sebagainya). Senang dan rajin belajar serta penuh semangat dan cepat bosan dengan tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya (jika sudah yakin akan sesuatu, tak mudah melepaskan hal yang diyakini itu), mengejar tujuan-tujuan jangka panjang (dapat menunda pemuasan kebutuhan sesaat yang ingin dicapai kemudian), senang mencari dan memecahkan soal-soal.

Sumber : Tabloid Nakita

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
Wednesday, March 19, 2008,9:43:00 PM
 
posted by l3l1 | Permalink | 3 comments
,12:15:00 PM
Si Genit
Tadi bawa kenneth skul lagi. Hu.. ternyata emang dia tuh banyak mewarisi sifat si jeff (atau gue ya ? hahaha).

Ceritanya tadi ada murid baru.. ce... duh cakep deh... manis banget. Demen deh gue liatnya.... tuh anak mata dan alisnya bagus ... si kenneth begitu liat anak ini, langsung deket2.. shake hand.. udah gitu bola di tangan langsung disodorin ke anak ini. Hahaha... sogokan niy. Padahal selama beberapa kali ke skul ini, boro2 dia mau kasi mainan dia ke anak laen.. yg ada maenan orang mulu yg diambil. Tumben yg ini dia mau kasi secara suka rela. Waktu pertama dia nyamperin itu anak, gue ngak liat facenya karena lagi ngadep belakang. Dalam ati gue... tumben banget niy anak gue bisa begitu... begitu gue liat facenya, pantesannnn.... niy anak manis banget. hahahaha... kecil2 dah keliatan bibitnya neh.....

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 6 comments
,11:21:00 AM
Main bola
senin kemaren si kenneth tidurnya jem 6 sore... mungkin karena di rumah sepi..oma opanya lagi bezuk orang di carolus trus ditambah lagi tidur siangnya yg cuman 1 jam .. makanya dia jadi capek 'kali

Nah.. pas si jeff pulang, abis makan dan beres2... sekitar jam 10 malam (lembur bo').. dia buka pintu kamar, hu.. entah kenapa.. kaya ada radar aja.. langsung si kenneth buka mata... (dengan terbirit2 si jeff langsung kabur hehehe) dedi....? dedi....? whoaaa alamat mesti begadang deh gue.

Bener aja.. langsung dia berjalan ke arah pintu : sembari ngetok2 pintu kamar dia ngomong : tok tok tok.. dedi... opah...(maksudnya open.

Hm.. nasib deh... akhrinya diajak maen bola ama si jeff, maksudnya siy biar terkuras energinya.. jadi bisa lebih cepat tidur lagi. Akhirnya ketika si jeff dah mengdengkur kemana2 suaranya... gue kudu nemenin dia.. tapi untungnya cuman bentar doang.. abis itu dia tidur lagi.



Labels: ,

 
posted by l3l1 | Permalink | 3 comments
,11:01:00 AM
gaya
Kelupaan, hape flexi si jeff ketinggalan.. abis gue pake lupa ditaroh di lemari atas. Keambil ama dia.. terpaksa pura2 cuek deh.. klo kita uberin malah dilempar ama dia soalnya

Hobby banget deret2in atau numpuk mobil2an dia. Kata omanya mau jadi tukang parkir, whoaa jangan gue bilang.. ntar dikasi sekolah tinggi2 masa jadi tukang parkir? hahaha. Tapi dia emang demen banget markirin mobil siy, tiap liat mobil lagi parkir, dia dah semangat aja.... tluss... tlus... sembari tangannya dilambai2kan...

Kemaren dulu si jeff agak kurang enak badan, so dipanggillah mbak nuke tukang urut langganan. Yaa seperti biasa, si kepo langsung beraksi... tuh kayu buat ngulek kaki si jeff (emang sambal hehehe) dipake ama dia buat ditekan2 di kaki jeff, abis itu pindah ke punggung. Terakhir itu kayu mau diayun ke kepala jeff hahahaha



Klo beli mainan sekarang ngak pernah mau deh selain yg mobil hehehe abisnya cepet boring, klo mobil2an dia ngak pernah bosen. Trus juga ngak mau yg pake batere.. belum seminggu biasanya dah hancur. Gue pilih yg agak2 tahan banting modelnya.. jadi lebih awet...

Mewarisi lesung pipi si jeff yg cuman sebelah aja, klo kae gue dua2nya ada...

tiap liat kaca mata langsung gaya aja... assis katanya (g nya kurang jelas)

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 3 comments
Sunday, March 16, 2008,11:45:00 PM
केबन्यकन teori
Baca komen pucca jadi lucu niy... emang tuh, kadang2 kita ngak boleh terlalu banyak berteori dulu sebelum menjalani praktek hahaha

Gue dulu sering banget kasi input ke cici gue sehubungan dengan anak2nya. Apalagi si marco yg agak2 manja dan harus diturutin semua kemauan dia. Ternyata huhuhuu setelah punya anak, anak gue kae gituuuuu. Padahal tuh, gue ngak pernah manjain dia lhoo... Makanya gue diketawain abis ama cici gue, lu siy.. sering ngatain anak orang.. makanya sekarang berasa sendiri lo...

Dulu waktu bakal serumah ama bonyok jeff, gue dah takut aja dia bakal dimanja ama opanya.. secara opanya tuh model orang yg sayang banget ama cucu dan selalu ngebelain klo anak lagi diomelin atau dipukul oleh orang tuanya (berkaca ama jojo anak ipar gue). Tapi ternyata kekhawatiran gue ngak terjadi tuh... mungkin mereka ngeliat sendiri gimana pembangkangnya si kenneth. Gue heran deh, tuh anak belum 2 taon aja dah berani melawan kita.... tsahh....

Jadinya sekarang gue emang agak kepikiran.. secara EQ itu penting banget buat masa depan dia dan gue liat EQnya dia tuh ngak gitu bagus. Masalah IQ gue ngak terlalu pikiran lah... secara dia tuh gue yakin bukan anak yg di bawah rata2 .. klo pun IQ nya masuk rata2.. gue juga ngak takut... secara abis baca di laskar pelangi, ternyata ironis banget.. anak yg genius malah berakhir jadi sopir truk dan anak yg dulunya dianggap paling "belakang" ternyata malah punya dua gelar di namanya. Yg paling penting tuh emang semangat pejuang... keinginan untuk maju.. itu yg paling penting deh. Tentu aja bukan hanya gara2 laskar pelangi gue jadi punya pendapat begitu hehehe... dalam keidupan nyata juga bisa diliat kan bukti nyatanya... IQ yg tinggi, tanpa ditopang dengan EQ yg bagus.. tidak menjamin seseorang bakal sukses di dunia kerja maupun di lingkungan sosialnya...

Kenneth itu agak kurang gigih dalam berusaha menurut gue, kadang2 klo mobilnya nyangkut dikit aja.. dia dah teriak2 kesel minta dibantuin, padahal hanya butuh sedikit usaha sebenernya untuk menarik mobilnya keluar. Makanya gue selalu wanti2.. klo persoalannya sepele, biarin aja.. biar dia berusaha sedikit, jangan dikit2 dibantuin. Ketika dia lagi bersosialisasi dengan anak2 seusia dia gue juga berusaha nerapin hal yg sama, misalnya ketika dia terlibat rebutan maenan ama anak yg lebih kuat atau lebih gede dari dia, gue hanya mengamati aja.. tidak langsung ngebantuin. Maksud gue siy biar dia belajar problem solving dari kecil, jangan selalu ngandalin bantuan kita. Kalo udah skul nanti ngak mungkin kan kita protek anak kita terus, makanya kudu dibiasain dari kecil nyelesein masalah sendiri.

Tapi pernah siy ada kejadian lucu, di skul dia ada anak yg suka banget mukul anak laen. Nah.. kemaren kan dia rebutan maenan ama kenneth, yaaa pikiran gue pasti kenneth berada di pihak yg rugi *alias bakal diserang atau dipukul gitu*, so gue bilang ke bs-nya, biarin aja sus.. ngak apa2 kok. ternyata.. ternyata maenannya berhasil ditarik ama kenneth, trus tuh anak nangis hahaha. Pantesan tuh bs-nya... ngeliatin gue dengan pandangan aneh ketika gue bilang biarin aja sus hihihi....

Kemaren dulu cici gue sempet bawa si marco untuk test iq ke psikolog sekalian mungkin nanya 'kali perihal penanganan anak ini. Ama psikolognya dibilangin, anak ngak boleh dipukul.. karena lama2 bisa kebal. Bagusnya tuh dicuekin aja.. ntar dia bakal berasa sendiri. Klo dia nanya kita, baru kita jelasin.. kenapa kita ngak suka dia berbuat hal tersebut. Ya.. klo marco kan dah SD.. nah kenneth? gue dah nerapin cara yg agak keras *dicubit klo ilang kesabaran* dan setelah denger cerita cici gue, gue banting setir.. kagak pernah keras ama dia.. tapi sepertinya malah jadi ngelunjak hiks. Si marco sendiri IQ-nya lumayan tinggi, di atas 130 klo gue ngak salah.. masuk golongan superior.. tapi ya itu... egois banget... ngak ada mau ngalahnya ama adiknya Dio.. sering banget deh si Dio ditendang ama dia, padahal badannya segede gaban dibanding ama Dio yg tipis badannya. Tsah... pusing deh klo kenneth sampe kae gituuu....

Beneren.. dia itu klo misalnya minta es niy, trus kita bilang no no.. masih pagi, ntar aja abis makan baru mommy kasi. Dia bakal banting kaki, trus mukanya tuh yg muka marah gitu.. sembari ngomong ahh dengan marah dan kalo ada barang di deket dia, bakal dia lempar. Kadang2 mobilnya dilempar, kadang dia ambil kursi yg gue pake buat duduk depan kompie, trus dilempar dengan emosi. Bener2 kae kita orang dewasa lagi marah ngebanting2 barang gituu.... tsaah... padahal tuh, dia ngak pernah gue kasi tontonan yg semacam itu.. (film2 kekerasan atau sinetron ngak mutu). Tontonan dia ya tontonan baby semua... gue ama jeff kalo argumen juga berusaha ngak depan dia. huhuhuu kenapa jadi begini yak....

Tapi untungnya (dasar orang indo) dia tau limit siy, klo gue dah ninggiin suara dan pasang tampang sangar ke dia karena tingkahnya yg ngelawan dah keterlaluan.. dia bakal pura2 manggil gue... mii... trus deket2 gue.. entah meluk gue lah.. entah cium gue lah.... ahhhh klo dah gitu .. entah nguap kemana deh keselnya gue hehehe. Palingan gue cuman bilang, laen kali jangan begitu ya... bla bla bla... Tapi ya gitu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan.... kaenya gue kudu hunting buku parenting lagi niy

Huhuhu berasa jadi orangtua yg ngak becus niy ... gagal ngedidik anak berperilaku baik.... huhuhu

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 5 comments
Friday, March 14, 2008,9:34:00 PM
cerita kenneth
Wah si jeff lembur niy.. daripada bengong ngeblog aja deh hehehe

Baru nyadar klo udah lama ngak update mengenai perkembangan toddler dari bulan ke bulan, terakhir posting baru masuk bulan ke-18. Makanya sekalian aja deh diposting ampe bulan ke-22. Klo diliat dari daftar itu siy kaenya ngak ada yg perlu dipusingin yaa hehehe.... secara semua udah masuk kriteria :)

Kemaren malam kan jari tengah kaki gue ngak sengaja keinjek ama kenneth, trus gue pura2 nangis deh sejadi2nya. Mula2 siy dia diem aja, sembari ngeliat gue... tapi berhubung nangisnya ngak berenti2... maka dia langsung mijat2 punggung gue (waktu dia sakit kemaren kan dipijat2 punggungnya ama tukang urut).. gue masih nangis juga, akhirnya dia peluk leher gue.. trus kepala gue dielus2 ama dia hehehe... ternyata sayang juga dia ama emaknya.

Tadi liat gue gunting kuku, dia langsung minta gunting juga. Kakinya langsung disodorin suruh gunting, padahal dulu susah banget lho mau potong kuku dia.. klo sekarang gampang banget... kita bilang mau potong kukunya, dia langsung sodorin kaki dan tangannya. Klo dulu kan mesti nunggu dia tidur baru bisa potong kukunya. Trus ngeliat gue masang kutek, dia juga mau. Akhirnya jempol kakinya gue kasi kutek deh hehehe... ngak apa2 deh .. warnanya pink muda banget kok, ngak kentara. Dua jempol dah dicat, dia minta lagi.. gue bilang kan udah? dia tunjuk jari telunjuk (yg kaki), akhirnya gue cat lagi. Abis itu.. dia pengen masang sendiri, hu untung gue gerak cepat, kalo ngak abis deh diambil dia.... kemaren dulu kutek gue pecah berderai gara2 dia, untung ngak ada yg kena di kaki dia karena belingnya pecah kemana2

Semenjak tinggal di sini, bobonya lebih malam sekarang... rata2 jam 8 malam... kadang bisa lebih malam lagi.. tapi ngak pernah lewat jam 9 malam siy.

Tiap abis mandi sore, dia dah nagih aja ama opanya buat diajak jalan, narik2 tangan opanya trus diajak ke pintu sembari nunjuk2 motor opanya trus ngomong tor... emang demen banget dia diajak naek motor, keliling komplek... Mungkin karena sering diajak jalan ama opanya (kadang sehari dua kali), makanya dia tunduk banget ama opanya. Opanya bilang no, dia dengerin banget. Disuruh kiss dan hug opanya, dia langsung mau. Tapi giliran suruh kiss ato hug omanya, dia seringkali reject... moh.. (emoh hahaha kae orang jawa aja), sembari nepis pake tangan. hihihi entah kenapa dia rada sentimen ama omanya

3 hari belakangan ini hampir tiap siang ujan gede mulu di sini. Kemaren pas dia lagi bobo, tiba2 ada suara petir gede banget... mungkin emang udah waktunya bangun juga.. makanya dia jadi denger suara petirnya. Nangis deh dia... ketika gue buru2 masuk, dia langsung meluk gue kenceng2... abis itu nepuk2 dadanya... get...get... (dengan nada orang nangis gitu). Ketika gue bawa keluar, tangan gue dipegang erat2 ama dia, kagak boleh pergi! Padahal dulu dia ngak takut ama petir lho, entah kenapa sekarang dia takut ama petir...

Kemaren dulu ada kejadian lucu. Ceritanya dia lagi narik2 kertas yg ada di laci depan, trus dilarang ama gue tapi dia cuek aja, ama si jeff dia dibentak. Dia langsung melihat ke arah opanya .. tapi opanya diem aja.. ngelirik ke arah gue.. gue diem aja.. ke arah omanya .. diem juga. Semua pada pasang tampang sangar ke dia. Akhirnya dia berdiri di depan laci itu, nunduk.. diem... lamaaaaa banget. Abis itu menatap ke arah gue.. tapi gue masih masang muka marah ke dia, liat ke arah jeff... langsung meledak tawa jeff.. soalnya matanya udah merah, air mata udah menggenang gitu.. tapi ditahan2 biar ngak keluar. Begitu si jeff ketawa, dia langsung meluk gue sembari nangis sesunggukan. Duhhhh dengernya sedihhhhh banget... kaya kita lagi berusaha nahan tangis, tapi udah ngak tahan n pecah tangisnya gitu... opa ama daddynya langsung berkaca2 matanya, saking terharunya hehehe.... emang siy tangisnya tuh bener2 tangis yg sedih banget gitu... Dari situ gue baru sadar ternyata niy anak harga dirinya tinggi banget. Waktu dimarah itu dia udah sedih banget, makanya dia berdiri lamaaa banget berusaha menenangkan diri mungkin... duh klo diingat lucu jugaa...

Gue emang bohuat juga niy ama dia, soalnya klo kita larang dia .. dia bakal lempar barang apapun yg ada di dekat dia. Parah banget dah, gue bingung deh kenapa dia bisa begini, gue kagak pernah kasi liat sinetron kok hehehe (secara di sinetron kan suka ada adegan begitu hehehe). Kadang kita marahin, galakan dia daripada kita. Kadang gue berasa kehilangan akal juga, gimana cara yg efektif buat ngedidik dia.. secara klo gue ngomong baek2 ama dia.. jadinya ya ngelunjak.. kagak takut ama gue. Pake cara keras, juga kagak mempan.. lagian gue ngak mau pake pukul2 siy.. takut kebal jadinya. Dia baru dengerin gue, klo gue dah kerasin suara gue.. itupun kadang2 masih dengan setengah hati... pokoknya bener2 keras hati deh.

Kadang klo ngak diturutin, dia langsung rebahin diri di lantai, muter2in badannya . Klo dah gitu, kita pura2 ngak liat aja hehehe.

Kemaren waktu ke hypermart, gue liat ada pengunci lemari yg bisa dipake buat kulkas juga. Wah lumayan efektif juga, setelah dipasang pengunci tersebut... dia ngak bisa seenaknya buka kulkas lagi. Kemaren dulu telur di kulkas pecah 3 biji, gara2 diraup ama dia... karena dia kesel minta es ngak dikasi, trus tuh kulkas dibuka ama dia sendiri. Kadang2 klo lagi kesel, dia sengaja buka kulkas, trus pintunya dibanting ama dia.. tsah.. kulkas ini emang kulkas yg dibawa dari tanjung duren, beda ama kulkas yg ada di pondok cabe. Magnetnya dah kurang kenceng, klo yg di pondok cabe dia rada susah bukanya... klo yg di sini gampang banget... makanya dikasi pengunci.

Sempet kaget juga kemaren, ceritanya oma dan opanya kan lagi keluar. Trus dia juga lagi duduk nyantai nonton tivi. So, gue naeklah ke atas buat nyalain mesin cuci, si mbaknya juga lagi di atas. Selagi kita asyik ngurusin cucian, tau2 dia nongol di atas. Whoaaa... ternyata dia dah manjat ke atas... abis itu kagak mau turun lagi. Terpaksa digeret dengan paksa ke bawah. Bahaya banget niyyyy

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 6 comments
,7:55:00 PM
Bulan Kedua puluh dua
Yang mungkin dilakukan oleh anak pada saat ini

Pada akhir bulan ini, anak anda seharusnya mampu :

• Menggunakan 6 kata (pada usia 21 ½ bulan)
• Berjalan menaiki tangga (pada usia 21 ½ bulan)

Catatan :
Jika anak belum mencapai ketrampilan2 ini atau tidak menggunakan permainan dan kata2 simbolik, maka konsultasikan pada dokter atau perwat anak. Kecepatan perkembangan ini mungkin normal saja untuk anak (beberapa anak memang berkembang dengan lambat), tetapi tetap perlu diperiksakan. . Juga periksakan pada dokter jika anak tampaknya tidak terkendali atau hiperaktif, tidak komunikatif, pasif atau mengundurkan diri, sangat menuntut, keras kepala dan negative. (perlu diingat bahwa anak yg lahir premature seringkali tertinggal di belakang di belakang anak lain yg berusia kronologis sama). Pada saat ini mungkin perbedaan perkembangan ini sudah menyempit, dan biasanya sama sekali menghilang pada usia 2 tahun)

Mungkin akan mampu :

• Membangun menara dari 6 buah balok mainan
• Mengikuti 2 langkah perintah tanpa gerakan tubuh (pada usia 21 ½ bulan)

Bisa jadi akan mampu :

• Membangun menara dari 6 buah balok mainan
• Mengenali 4 gambar dengen menunjuk
• Mencuci dan mengeringkan tangan

Bahkan mungkin akan mampu :

• Melompat (pada usia 21 ½ bulan)

Sumber : what to expect the toddler years

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 1 comments
,7:54:00 PM
Bulan Kedua puluh satu
Yang mungkin dilakukan oleh anak pada saat ini

Pada akhir bulan ini, anak anda seharusnya mampu :

• Membangun menara dari 2 balok (usia 20 ½ bulan)
• Menunjuk pada 1 bagian tubuh ketika diminta

Catatan :
Jika anak belum mencapai ketrampilan2 ini atau tidak menggunakan permainan dan kata2 simbolik, maka konsultasikan pada dokter atau perwat anak. Kecepatan perkembangan ini mungkin normal saja untuk anak (beberapa anak memang berkembang dengan lambat), tetapi tetap perlu diperiksakan. . Juga periksakan pada dokter jika anak tampaknya tidak terkendali atau hiperaktif, tidak komunikatif, pasif atau mengundurkan diri, sangat menuntut, keras kepala dan negative. (perlu diingat bahwa anak yg lahir premature seringkali tertinggal di belakang di belakang anak lain yg berusia kronologis sama). Pada saat ini mungkin perbedaan perkembangan ini sudah menyempit, dan biasanya sama sekali menghilang pada usia 2 tahun)

Mungkin akan mampu :

• Menendang bola ke muka
• Mengenali 2 gambar dengen menunjuk
• Melepaskan salah satu pakaian (usia 20 ½ bulan)

Bisa jadi akan mampu :

• Menyikat gigi dengan dibantu

Bahkan mungkin akan mampu :

• Mengenakan salah satu pakaian

Sumber : what to expect the toddler years

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,7:54:00 PM
Bulan Kedua puluh
Yang mungkin dilakukan oleh anak pada saat ini

Pada akhir bulan ini, anak anda seharusnya mampu :

• Meniru melempar benda (usia 19 ½ bulan)
• Menggunakan sendok / garpu
• Berlari

Catatan :
Jika anak belum mencapai ketrampilan2 ini atau tidak menggunakan permainan dan kata2 simbolik, maka konsultasikan pada dokter atau perwat anak. Kecepatan perkembangan ini mungkin normal saja untuk anak (beberapa anak memang berkembang dengan lambat), tetapi tetap perlu diperiksakan. . Juga periksakan pada dokter jika anak tampaknya tidak terkendali atau hiperaktif, tidak komunikatif, pasif atau mengundurkan diri, sangat menuntut, keras kepala dan negative. (perlu diingat bahwa anak yg lahir premature seringkali tertinggal di belakang di belakang anak lain yg berusia kronologis sama). Pada saat ini mungkin perbedaan perkembangan ini sudah menyempit, dan biasanya sama sekali menghilang pada usia 2 tahun)

Mungkin akan mampu :

• Menggabungkan kata2
• Mengenali 1 gambar dengan namanya
• Menamakan 6 bagian tubuh
• Melempar bola
• Berbicara dan separuh pembicaraannya dapat dimengerti
• Menggunakan lebih dari 50 kata tunggal

Bahkan mungkin akan mampu :

• Mengenali 4 gambar dengan menunjuk
• Membangun sebuah menara dari 6 buah balok (usia 19 ½ bulan)

Sumber : what to expect the toddler years

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,7:47:00 PM
Bulan Kesembilan belas
Yang mungkin dilakukan oleh anak pada saat ini

Pada akhir bulan ini, anak anda seharusnya mampu :

• Menggunakan 3 kata
• Menunjuk benda yg diinginkan


Catatan :
Jika anak belum mencapai ketrampilan2 ini atau tidak menggunakan permainan dan kata2 simbolik, maka konsultasikan pada dokter atau perwat anak. Kecepatan perkembangan ini mungkin normal saja untuk anak (beberapa anak memang berkembang dengan lambat), tetapi tetap perlu diperiksakan. . Juga periksakan pada dokter jika anak tampaknya tidak terkendali atau hiperaktif, tidak komunikatif, pasif atau mengundurkan diri, sangat menuntut, keras kepala dan negative. (perlu diingat bahwa anak yg lahir premature seringkali tertinggal di belakang di belakang anak lain yg berusia kronologis sama). Pada saat ini mungkin perbedaan perkembangan ini sudah menyempit, dan biasanya sama sekali menghilang pada usia 2 tahun)

Mungkin akan mampu :

• Menyuapi boneka
• Menggunakan 6 kata
• Berjalan menaiki tangga

Bisa jadi akan mampu :

• Membangun menara dari 4 kotak balok
• Mengenali 2 gambar dengan menunjuk

Bahkan mungkin akan mampu :

• Menyebut 6 nama bagian tubuh (pada usia 18 ½ bulan)
• Mencuci dan mengeringkan tangan

Sumber : what to expect the toddler years

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments
,1:19:00 PM
Os, glih... blu...
Tadi misah2in mainan kenneth, khusus bola2 plastik yg kecil2 itu gue keluarin semua. Tidak disangka2.. ketika gue lagi masuk2in bola2 itu ke dalam plastik.. dia ikut bantu gue masukin.

So, gue kasi bolanya dia buat dimasukin ke plastik sembari nanya dia ini warna apa? dia bisa nyebut lhoo ... blu (blue), glih (green), ellou (yellow), papel (purple), osh (orange)

Hahaha... bener2 surprise guenya... gue tanya terus... kira2 ada 20 bola lebih, dia mau jawab dan mostly jawabannya bener. Yang ngak pernah salah tuh orange, blue dan green. Dia emang nyebut orange dengan oss...

Sekarang gue percaya deh kalo dvd2 tontonan yg gue kasi ke dia itu ada yg nyerap di otaknya. Buktinya, gue cuman sekilas2 aja bilangin soal angka dan warna ke dia, tapi ketika ditanya tau2 dia bisa aja.. berarti emang dari tipi dia belajarnya. Tapi niy anak emang ngak bisa dicecer terus sepertinya, karena setelah bosen.. dia langsung ngasal jawabnya... apa semua toddler gitu yaa???

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 2 comments
,1:06:00 PM
Mandi
Dah lama pengan ambil aksi2 dia ketika lagi mandi, kemaren sempet2in moto deh..









Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 4 comments
,11:32:00 AM
JAKARTA

Jalan berlubang masih menjadi momok warga Jakarta. Bahkan beberapa lubang jalan di Jakarta telah memakan korban. Traffic Management Centre (TMC) mencatat 120 lubang tersebar di Jakarta.

Berikut lokasi atau titik jalan yang rusak dan berlubang seperti dilansit TMC, Senin (10/3/2008).

Wilayah Jakarta Selatan
1. Depan RS Fatmawati
2. Depan Pasar Ciputat
3. Kemang Bawah
4. Jalan Fatmawati arah Citos
5. Jalan Joko Sutono
6. Jalan Petogokan
7. Jala Pasar Minggu
8. Putaran Kolong Cikoko
9. Lebak Bulus
10. Keluar out ramp Fatmawati
11. Jalan Iskandarsyah dekat masjid
12. Melawai samping gereja
13. Fly over Kebayoran Lama arah Pakubuwono
14. Jalan M Safei depan pesantren asiroh, Gandaria, Kebayoran Lama
15. Samping mes PTIK bekas galian
16. Jalan Gatot Subroto depan Hero
17. Depan KFC Kemang
18. Depan Pasar Mede
19. Turunan Pasar Pondok Labu
20. Samping gerbang Semanggi 1
21. Latuharhari arah selatan
22. Basmar arah selatan
23. Jalan Patimura dobrak asing
24. Halte bus depan Univ Admajaya
25. Tl Gandaria
26. Depan RS Fatmawati tutup gorong 2 Ambrol
27. Jalan Gandaria arah Taman Puring
28. Jalan guna warman perempatan PTIK
29. Depan pintu masuk PTIK
30. Tl blok o arah santa
31. Jalan P Antasri arah selatan Gg H.Naim
32. Jalan P Antasri arah Pasar Inpres
33. Bundaran Blok P depan kantor wali kota
34. Jalan Panglima Polim depan Taman Gajah
35. Tl ITC Fatmawati Jalan H Nawi
36. Jalan Darmawangsa samping Centro
37. Tl Monalisa
38. Jalan Gandaria arah Radio Dalam
39. Sepanjang Jalan Ciledug Raya
40. Fly over Lebak Bulus
41. Jalan pesanggrahan dari arah tl Ulujami
42. Jalan Raya Pasar Minggu dekat tl Trakindo
43. Jalan Tebet Utara dalam I
44. Perlintasan rel KA Jaga Karsa
45. Dekat tl Gaplek Pamulang
46. Jalan Juanda Ciputat
47. Kolong Semanggi jalur lambat

Wilayah Jakarta Timur
1. Jalan Raya Bogor depan induk
2. Jalan Raya Bekasi Km 21 Cakung
3. Jalan Raya Bekasi Timur depan Lp Cipinang
4. Sebelum masuk terminal bus Pulo Gadung
5. Jalan Raya Condet dekat pertigaan budaya
6. Jalan Jatinegara Timur
7. Sebelum depan terminal Kampung Rambutan arah barat
8. Jalan Bogor sekitaran Kramat Jati
9. Pulogadung yang mengarah Cakung
9. Jalan Sutoyo depan UKI arah selatan dan utara
10. DI Panjaitan turunan tol Penas arah selatan
11. Kp Melayu arah Matraman
12. Sebelum rel KA Cipinang arah Jatinegara
13. Jalan DI Panjaitan dekat turunan tol Prumpung
14. Jalan Bekasi Raya arah Stasiun Jatinegara
15. Jalan MT Haryono depan Indomobil
16. Depan Cibubur junction
17. Keluar tol Kodam
18. Tl Unilan
19. Gusti Ngurah Rai dpn Stasiun Buaran
20. Jalan I Gusti Ngurah Rai Kebun Singkong
21. Jalan Pemuda dpn kantor pos dan halte Tugas
22. Jalan Raya Bekasi pintu masuk kawasan Industri
23. Pedati arah utara
24. Sepanjang Jalan Raya Condet
25. Jala raya bekasi depan Giant
26. Jalan Pemuda depan Arion
27. Jalan Kol Sugiyono depan Rs Duren Sawit
28. Depan Makro Pasar Rebo
29. Jalan Matraman Raya arah Slamet Riyadi

Wilayah Jakarta Pusat
1. Jalan letj Suprapto depan psr Cempaka Putih
2. Jalan letj Suprapto depan Taspen
3. Dekat tl Raden Saleh arah Salemba
4. Terowongan jalur lambat semanggi arah utara
5. Pajempongan arah penjernihan
6. Jalan Jend Sudirman depan Carrefour jalur lambat arah utara
7. Jalan Gajah Mada, Harmoni
8. Jalan Caringin depan RS Tarakan
9. Samping fly over Karet arah timur
10. Bekas galian Jalan biak

Wilayah Jakarta Utara
1. Jalan Raya Cacing depan volvo arah selatan
2. Depan Tanah Merdeka arah barat
3. Depan asrama Brimob Cilincing
4. Belokan tl Mangga Dua
5. Tl bintang mas
6. Pos I pelabuhan
7. Lintasan rel KA Jalan Baru
8. Depan Islamic Centre
9. Sepanjang Jalan Lodan
10. Depan polres arah Plumpang
11. Depan PT Airin Cilincing arah barat
12. Jalan Yos Sudarso pertamina pintu I s/d 3
13. Jalan Yos Sudarso depan kodim arah utara
14. Depan ujung lima Plumpang arah selatan
15. Depan bogasari Cilincing

Wilayah Jakarta Barat
1. Jalan Asemka
2. Tambora lintas KA Komando
3. Jalan panjang depan akr
4. Depan auto 2000 Daan Mogot
5. Kolong Latumenten yg mengarah tomang
6. Layang Grogol jalur kiri
7. Lintasan KA Latumenten
8. Keluar tol kamal
9. Tl Cengkareng arah barat dan timur
10. Tl Cendrawasih
11. Depan Polsek Cengkareng
12. Lintasan KA Rawabuaya arah Kembang
13. Depan Komanado kader arah jaya
14. Setelah Komando kader arah kerang
15. Jalan Raya Joglo
16. Samping Srengseng Raya
17. Depan Walikota Lama
18. Tl Tomang
19. Jalan Laksa Tubagus Angke dekat pos lantas

Bagi masyarakat pengguna jalan yang melintas jalan tersebut, diimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada.

Labels:

 
posted by l3l1 | Permalink | 0 comments